Ade Armando: Komisaris PLN, Mantan Politisi PSI, Kisah Lengkap
Ade Armando, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), resmi menjabat sebagai Komisaris PT PLN Nusantara Power. Pengumuman ini dikonfirmasi langsung oleh Ade Armando sendiri, menyusul beredarnya surat hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN NP yang mencantumkan namanya.
Serah terima jabatan telah dilaksanakan pada Kamis, 3 Juli 2025. Berita ini menarik perhatian publik mengingat latar belakang Ade Armando sebagai akademisi dan tokoh publik yang aktif di media sosial.
Pengangkatan Ade Armando sebagai Komisaris PLN Nusantara Power
Konfirmasi Ade Armando terkait jabatan barunya ini mengakhiri spekulasi yang beredar sejak beredarnya dokumen RUPS di media sosial pada 1 Juli 2025. Ia menyatakan proses serah terima jabatan telah selesai.
Penunjukan Ade Armando sebagai komisaris perusahaan BUMN ini memicu berbagai reaksi di masyarakat. Berbagai kalangan memberikan tanggapan terhadap keputusan tersebut.
Profil Ade Armando: Dari Akademisi hingga Politisi
Sebelum terjun ke dunia politik, Ade Armando dikenal sebagai akademisi. Ia pernah menjabat sebagai dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI).
Selain akademisi, Ade Armando juga merupakan tokoh publik yang aktif di media sosial. Ia memiliki rekam jejak pendidikan yang gemilang, meliputi S1 dari UI (1988), S2 dari Florida State University (1991), dan S3 dari UI (2006).
Pengalamannya sebagai akademisi dan pegiat media sosial memberikan perspektif unik dalam perannya sebagai komisaris. Keahliannya dalam komunikasi dan analisis sosial diyakini dapat memberikan kontribusi positif bagi PLN Nusantara Power.
Ade Armando dan Kiprahnya di Dunia Politik
Ade Armando bergabung dengan PSI pada 11 April 2023, menandai transisi kariernya dari akademisi menjadi politisi aktif. Ia dikenal sebagai pendukung Presiden Joko Widodo.
Sebagai bagian dari PSI, Ade Armando aktif dalam berbagai kegiatan partai dan seringkali menjadi juru bicara. Ia diharapkan dapat memperkuat posisi partai di kalangan pemilih muda dan intelektual.
Perannya di PSI dan kini sebagai komisaris PLN Nusantara Power menunjukkan komitmennya dalam berkontribusi bagi pembangunan nasional. Kemampuannya di berbagai bidang menjadi aset berharga dalam jabatan barunya.
Meskipun terdapat berbagai tanggapan, penunjukan Ade Armando sebagai komisaris PLN Nusantara Power menandai babak baru dalam kariernya. Pengalamannya yang beragam diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perusahaan.
Ke depannya, perkembangan kinerja PLN Nusantara Power di bawah kepemimpinan baru ini akan menjadi perhatian publik. Publik menantikan kontribusi positif Ade Armando dalam menjalankan tugas barunya.
Partisipasi Ade Armando di sektor publik, baik sebagai akademisi, politisi, dan kini komisaris BUMN, menjadi cerminan kontribusi individu dalam pembangunan bangsa. Kiprahnya di masa mendatang akan terus menjadi sorotan.



