Site icon Metro Kompas

WamenkopUKM Resmikan Kopdes Merah Putih: Era Baru Ekonomi Desa Malang

WamenkopUKM Resmikan Kopdes Merah Putih: Era Baru Ekonomi Desa Malang

Sumber: Detik.com

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono, yang juga menjabat sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, berperan aktif dalam mendorong perkembangan koperasi di Indonesia. Baru-baru ini, ia menyerahkan Surat Keputusan (SK) Badan Hukum Kopdes Merah Putih kepada seluruh koperasi desa di Kabupaten Malang.

Penyerahan SK tersebut berlangsung pada Rabu, 25 Juni 2024. Kehadiran Wamenkop dalam acara tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memajukan koperasi desa sebagai pilar perekonomian nasional.

Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Malang

Acara penyerahan SK Badan Hukum Kopdes Merah Putih di Kabupaten Malang dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Selain Wamenkop Ferry Juliantono, hadir pula anggota Komisi VII DPR RI H Ma’ruf Mubarok, anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur Husni Mubarok, dan Bupati Malang Sanusi.

Kehadiran para pejabat tersebut menandakan dukungan penuh pemerintah terhadap program pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Malang. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.

Wamenkop Tekankan Pentingnya Penggerakan Kopdes Merah Putih

Wamenkop Ferry Juliantono menekankan bahwa pembentukan 80 ribu Kopdes Merah Putih tidak cukup hanya sampai pada tahap pembentukan badan hukum saja.

Lebih penting lagi adalah bagaimana menggerakkan dan mengembangkan koperasi-koperasi tersebut agar dapat berkontribusi nyata bagi perekonomian desa. Hal ini merupakan langkah awal menuju kemandirian ekonomi dan pemerataan ekonomi di Indonesia.

Koperasi sebagai Soko Guru Perekonomian Bangsa

Ferry Juliantono berharap, pembentukan dan penggerakan Kopdes Merah Putih dapat mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.

Ia meyakini bahwa koperasi memiliki peran krusial sebagai soko guru perekonomian bangsa. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara merata.

Wamenkop berharap, melalui program ini, koperasi dapat menjadi penggerak utama perekonomian Indonesia dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah pedesaan.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun para pengelola koperasi itu sendiri. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan Kopdes Merah Putih dapat tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang handal di Indonesia.

Langkah-langkah konkret dan pengawasan yang ketat dari pemerintah sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program ini. Penting untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pengelola koperasi agar mereka mampu mengelola koperasi secara profesional dan efisien.

Selain itu, akses terhadap permodalan dan teknologi juga perlu difasilitasi agar koperasi dapat bersaing di pasar. Dengan demikian, koperasi dapat menjadi solusi bagi permasalahan ekonomi di pedesaan dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.

Program Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan koperasi di daerah lain di Indonesia. Keberhasilan program ini akan menjadi bukti nyata bahwa koperasi dapat menjadi pilar perekonomian bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah perlu terus berupaya menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan koperasi, sehingga koperasi dapat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan Indonesia maju.

Exit mobile version