Site icon Metro Kompas

Serangan Trump ke Nuklir Iran: Kongres AS Geram, Perang Terancam?

Serangan Trump ke Nuklir Iran: Kongres AS Geram, Perang Terancam?

Sumber: Suara.com

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah melancarkan serangan terhadap tiga situs nuklir Iran: Fordow, Natanz, dan Esfahan. Serangan ini dilakukan tanpa persetujuan Kongres AS.

Kecaman Keras dari Partai Demokrat

Anggota Kongres dari Partai Demokrat, Ro Khanna, mengecam keras serangan tersebut. Ia menyebut tindakan Trump sebagai pelanggaran otoritas Kongres.

Khanna mendesak Kongres untuk segera bersidang dan memberikan suara atas rancangan undang-undang yang menegaskan hak eksklusif Kongres untuk menyatakan perang. Menurutnya, AS perlu menghentikan keterlibatannya dalam konflik Timur Tengah.

Ia turut menyerukan dukungan atas Resolusi Kewenangan Perang yang diajukannya bersama Perwakilan Thomas Massie. Tujuannya adalah untuk mencegah AS terjerat dalam perang yang berkepanjangan di Timur Tengah.

Serangan Mendadak di Situs Nuklir Iran

Trump mengumumkan keberhasilan serangan udara AS melalui media sosial X. Ia menyatakan bahwa pesawat tempur AS telah menjatuhkan bom di tiga lokasi nuklir utama Iran.

Semua pesawat tempur AS dilaporkan telah kembali ke pangkalan dengan selamat. Trump memuji keberanian dan kemampuan militer AS dalam menjalankan misi tersebut.

Trump menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan prestasi yang tidak dapat ditiru oleh negara lain. Ia juga menambahkan bahwa saatnya bagi Iran untuk menuju perdamaian.

Respons Internasional dan Eskalasi Konflik

Serangan Trump memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik di Timur Tengah. Ketegangan antara Iran dan Israel telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Pernyataan Trump tentang serangan terhadap fasilitas nuklir Iran meningkatkan potensi konfrontasi bersenjata. Dunia internasional menantikan respons dari Iran dan negara-negara lain terhadap serangan tersebut.

Peristiwa ini menandai babak baru dalam ketegangan antara AS dan Iran. Dampak jangka panjang dari serangan ini terhadap stabilitas regional masih belum dapat dipastikan.

Serangan yang diklaim Trump telah memicu reaksi internasional yang beragam. Dampak jangka panjang dari peristiwa ini terhadap dinamika geopolitik kawasan dan hubungan AS-Iran masih perlu dipantau secara ketat. Ketegangan yang ada menunjukkan betapa pentingnya diplomasi dan penyelesaian damai dalam menghadapi konflik internasional.

Exit mobile version