Petualangan Mercedes-Benz G-Class Menjelajah Sumatera: Eksplorasi dan Bakti Sosial
Mercedes Jip Indonesia (MJI) baru saja menyelesaikan 959 kilometer perjalanan touring tahunannya di Pulau Sumatera, dimulai dari Medan menuju Pekanbaru. Perjalanan yang bertajuk ‘Meneroka Swarnadwipa’ ini tak hanya menawarkan keindahan alam Sumatera, namun juga melibatkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.
Kegiatan touring ini didukung penuh oleh berbagai sponsor, termasuk Pertamina, BNI 46, Pertamina Patra Niaga, Beras Koki Putri, Beras New Sumo, Titis Sampurna, dan APPIPA. Keberhasilan acara ini juga tak lepas dari partisipasi 60 peserta yang turut serta menggunakan 30 unit Mercedes-Benz G-Class.
Persiapan dan Rute Perjalanan
Sebelum memulai petualangan, 30 mobil Mercedes-Benz G-Class peserta diangkut dari Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, menuju Pelabuhan Belawan, Medan pada 13 Juni 2025. Rute perjalanan yang menantang dimulai dari Medan menuju Tebing Tinggi dan Parapat, dengan total jarak tempuh 173 km pada tahap awal.
Cokorda Putra Adnyana, Presiden MJI, mengungkapkan rasa bangganya karena akhirnya dapat menjelajahi Sumatera, setelah sebelumnya hanya fokus di Jawa dan Bali, serta Sumbawa dan Sulawesi. Ia menekankan kebahagiaan para peserta yang dapat merasakan pengalaman unik di jalanan Sumatera.
Kegiatan Bakti Sosial dan Eksplorasi Alam Sumatera
Salah satu poin penting perjalanan ini adalah kegiatan bakti sosial. Para peserta menyerahkan 1.000 bibit tanaman kopi arabica di Desa Maduma, Kabupaten Samosir. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian MJI terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Selain kegiatan sosial, peserta juga menikmati berbagai aktivitas wisata. Mereka mengikuti Fun Off-road, mengunjungi objek wisata Sibeabea, dan menjelajahi Kampung Ulos di Hutaraja. Pengalaman-pengalaman ini menambah kekayaan perjalanan mereka.
Dari Samosir Menuju Pekanbaru dan Kesan Akhir Perjalanan
Setelah Samosir, petualangan berlanjut ke Panyabungan, Mandailing Natal, sebelum akhirnya menuju Bukittinggi. Pada hari kesembilan, perjalanan mencapai titik akhir di Pekanbaru.
Sebelum kembali ke Jakarta, rombongan mengunjungi Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru. Di sana mereka melakukan silaturahmi, bakti sosial, dan sesi foto dengan pesawat tempur F16 dan Hawk 200. Pengalaman ini menjadi penutup yang berkesan dari perjalanan panjang mereka.
Perjalanan touring tahunan MJI di Sumatera berhasil menggabungkan petualangan off-road dengan kegiatan sosial yang bermanfaat. Lebih dari sekadar perjalanan wisata, kegiatan ini memperkuat ikatan antarpeserta dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sumatera. Semoga kegiatan serupa dapat terus menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi komunitas otomotif dan masyarakat Indonesia.