Ribuan calon siswa SMP dan SMA/SMK di Kediri Raya, Jawa Timur, menantikan pengumuman hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap pertama. Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri telah resmi merilis hasil seleksi ini, bersamaan dengan pengumuman tahap ketiga untuk jenjang SMA/SMK. Suasana tegang bercampur harap-harap cemas menyelimuti para calon siswa dan orang tua mereka.
Total 10.089 calon siswa mendaftar pada tahap pertama SPMB SMP. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Kediri.
Hasil Seleksi SPMB Tahap Pertama: Persaingan Ketat di Jalur Prestasi
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, menjelaskan rincian pendaftar. Sebanyak 2.753 siswa mendaftar melalui jalur afirmasi, diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Jalur prestasi menjadi yang paling diminati, dengan 7.196 pendaftar. Jalur mutasi, untuk siswa yang orang tuanya pindah domisili, hanya menarik 140 pendaftar.
Pengumuman hasil seleksi diakses secara daring melalui laman resmi https://spmbsmp.disdikkedirikab.com. Pengumuman juga ditempel di papan informasi sekolah masing-masing.
Calon siswa yang belum diterima masih berpeluang mengikuti seleksi tahap kedua melalui jalur domisili atau mutasi, yang dibuka mulai 30 Juni 2025.
Sekolah Favorit Diburu, Sekolah di Kawasan Pinggiran Sepi Pendaftar
Kompetisi ketat terjadi di sekolah-sekolah favorit. SMPN 2 Ngasem, misalnya, hanya menyediakan 56 kursi untuk jalur prestasi, tetapi menerima 83 pendaftar.
Kondisi serupa terjadi di SMPN 1 Ngasem, yang menerima 395 pendaftar untuk 228 kursi. Sekolah-sekolah favorit dibanjiri pendaftar, sementara sekolah di kawasan pinggiran masih kekurangan pendaftar.
SMPN 2 Pare juga mengalami hal serupa, dengan 360 pendaftar untuk 216 kursi. Fenomena ini menunjukkan kecenderungan masyarakat untuk memilih sekolah favorit, meskipun peluang diterima semakin kecil.
Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota kosong.
Memahami Tiga Jalur Seleksi SPMB dan Strategi Pendaftaran
SPMB di Kabupaten Kediri menerapkan tiga jalur utama: jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Jalur Prestasi
Jalur ini mempertimbangkan nilai akademik dan prestasi siswa. Persaingan sangat ketat karena kuotanya terbatas.
Jalur Afirmasi
Jalur ini diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kuotanya relatif lebih longgar dibanding jalur prestasi.
Jalur Mutasi
Jalur ini khusus untuk siswa yang orang tuanya pindah domisili. Jumlah pendaftarnya relatif sedikit.
Pemahaman yang baik tentang jalur seleksi dan persyaratan administrasi sangat penting untuk menentukan strategi pendaftaran yang tepat.
Tahap kedua SPMB akan dibuka pada 30 Juni 2025, memberikan kesempatan bagi siswa yang belum diterima di tahap pertama untuk mendaftar melalui jalur domisili atau mutasi.
Proses seleksi tahap kedua akan tetap transparan dan berbasis daring. Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Ngasem menekankan bahwa tahap kedua bukan hanya sekadar pengisian sisa kursi, tetapi kesempatan bagi siswa untuk meningkatkan peluang diterima.
Orang tua dan siswa perlu memahami alur pendaftaran tahap kedua, melengkapi dokumen dengan benar, menyesuaikan jalur pilihan dengan kondisi dan domisili, serta mencermati informasi resmi untuk menghindari hoaks. SPMB bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga penempatan siswa yang proporsional.
Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri berkomitmen untuk memastikan transparansi dan pemerataan kesempatan bagi seluruh calon siswa. Semoga semua kuota terisi merata dan semua siswa mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak.