Site icon Metro Kompas

Mobil Listrik: Populasi Meningkat, Ini Rahasianya!

Mobil Listrik: Populasi Meningkat, Ini Rahasianya!

Sumber: Liputan6.com

Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Meskipun penjualan masih belum stabil, terutama di segmen mobil listrik murni, Indonesia telah melampaui negara-negara berkembang lain dan masuk kategori “Emerging EV Markets”. Hal ini menunjukkan potensi besar sektor ini di masa depan.

Sejak diperkenalkan pada tahun 2010-an, adopsi EV di Indonesia mengalami peningkatan pesat. Hal ini didorong oleh berbagai faktor, bukan hanya teknologi dan desain, tetapi juga kesadaran lingkungan yang semakin meningkat.

Alasan Utama Adopsi Kendaraan Listrik di Indonesia

Studi terbaru Populix, berjudul “Electric Vehicles in Indonesia: Consumer Insights and Market Dynamics,” mengungkap alasan utama masyarakat Indonesia memilih kendaraan listrik.

Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa 67% responden memilih EV karena bebas polusi udara.

Sebanyak 60% memilihnya karena minim suara bising mesin, dan 54% karena dampak positifnya terhadap lingkungan.

Kesadaran akan dampak lingkungan menjadi pendorong utama adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Faktor-Faktor Pendukung Selain Kesadaran Lingkungan

Meskipun faktor lingkungan mendominasi, beberapa faktor lain juga turut mempengaruhi keputusan pembelian.

Kemudahan perawatan (45%), biaya perawatan dan pemeliharaan yang lebih rendah (45%), biaya operasional rendah (41%), dan pajak tahunan yang lebih rendah (34%) juga menjadi pertimbangan penting.

Regulasi pemerintah, seperti subsidi dan kebijakan pendukung, turut berperan.

Sebanyak 34% responden mempertimbangkan subsidi pemerintah, sedangkan 32% mempertimbangkan regulasi pemerintah yang mendukung kepemilikan EV.

Faktor teknis seperti kecepatan pengisian daya (28%), model yang unik (28%), dan fitur keselamatan (28%) menjadi pertimbangan berikutnya.

Menariknya, jangkauan berkendara jauh per pengisian daya hanya menjadi pertimbangan ke-10, dengan presentase 19%, disusul kebebasan dari ganjil-genap (8%).

Peran Pemerintah dalam Mendorong Pertumbuhan Pasar EV

Pemerintah Indonesia memainkan peran krusial dalam mendorong pertumbuhan pasar EV.

Insentif pemerintah, seperti subsidi, terbukti sangat berpengaruh terhadap keputusan pembelian.

Kebijakan pemerintah yang mendukung kepemilikan EV juga menjadi faktor penentu.

Selain insentif dan regulasi, pemerintah juga perlu fokus pada penyediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai.

Peningkatan infrastruktur ini akan mengurangi kekhawatiran konsumen terkait jangkauan berkendara.

Upaya edukasi publik mengenai manfaat EV juga penting untuk terus meningkatkan adopsi kendaraan ramah lingkungan ini.

Kesimpulannya, pertumbuhan pasar EV di Indonesia didorong oleh kesadaran lingkungan yang tinggi, ditambah dengan insentif dan dukungan pemerintah. Meskipun masih ada tantangan, potensi pasar EV di Indonesia sangat menjanjikan.

Exit mobile version