Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi meluncurkan Program Sekolah Gratis tahun 2025. Program ini menargetkan siswa SD dan SMP swasta di Kabupaten Tangerang, khususnya dari keluarga kurang mampu.
Program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akses pendidikan dasar yang berkualitas dan merata. Hal ini diharapkan dapat menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang.
Peluncuran Program Sekolah Gratis dan Kerjasama dengan Sekolah Swasta
Peluncuran program ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara pemerintah daerah dan 179 satuan pendidikan swasta. Ini meliputi 51 SD dan 128 SMP yang menjadi mitra penyelenggara program.
Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, mengungkapkan kebanggaannya atas terlaksananya program ini. Ia menyebutnya sebagai langkah besar dalam pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Tangerang.
Program ini akan menjangkau 15.824 siswa SD dan 33.000 siswa SMP swasta. Total penerima manfaat mencapai 49.719 siswa pada tahun 2025.
Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan seluruh siswa SD dan SMP swasta di wilayahnya akan tercakup dalam program ini paling lambat tahun 2027.
Upaya Menurunkan Angka Putus Sekolah dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Tujuan utama program ini adalah memastikan tidak ada anak di Kabupaten Tangerang putus sekolah karena kendala biaya. Ini juga upaya untuk meningkatkan rata-rata lama belajar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, menjelaskan program ini mulai berlaku 3 Juli 2025. Pendaftaran dapat dilakukan langsung ke sekolah mitra yang telah diumumkan melalui media massa dan kanal resmi pemerintah.
Proses seleksi sekolah mitra dilakukan secara ketat oleh tim khusus. Tim ini terdiri dari Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, dan Badan Permusyawaratan Perguruan Swasta.
Sekolah-sekolah mitra menjalani tahapan administrasi dan evaluasi kelayakan sebelum terpilih. Hal ini untuk menjamin kualitas pendidikan yang diberikan.
Alokasi Anggaran dan Dukungan dari Pemerintah Pusat
Pada tahap awal, Pemkab Tangerang mengalokasikan anggaran Rp40 miliar untuk mendanai program selama enam bulan. Anggaran ini diharapkan dapat menunjang operasional sekolah mitra.
Bupati Maesyal Rasyid berharap cakupan program akan diperluas tahun depan. Ia optimis akan semakin banyak SD dan SMP swasta yang menjadi penerima manfaat.
Selain program sekolah gratis, Pemkab Tangerang juga menyediakan beasiswa bagi 250 siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini diperuntukkan bagi jenjang pendidikan tinggi.
Ahli Utama Direktorat SD Mendikdasmen, Khamim Widyaprada, mengapresiasi inisiatif Kabupaten Tangerang. Ia menilai program ini sebagai terobosan yang dapat menjadi contoh nasional.
Dengan program ini, Kabupaten Tangerang berharap dapat mencetak generasi emas yang berkontribusi pada Indonesia Emas 2045.
Program Sekolah Gratis Kabupaten Tangerang tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Semoga program ini dapat menginspirasi daerah lain untuk melakukan hal serupa.