Miliarder Jeff Bezos kembali menjadi sorotan setelah menjual saham Amazon senilai USD 5,4 miliar atau sekitar Rp 87,3 triliun. Penjualan ini dilakukan bertepatan dengan perayaan pernikahan mewahnya dengan Lauren Sanchez. Berita ini menjadi salah satu artikel terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com pada Minggu, 29 Juni 2025.
Selain berita tentang Jeff Bezos, artikel tentang perkembangan riset robotika lunak dan continuum di BRIN juga menarik perhatian pembaca. Berikut ini ulasan lengkap tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com.
Jeff Bezos Jual Saham Amazon Rp 87,3 Triliun Usai Menikah
Jeff Bezos, pendiri Amazon, melepas lebih dari 25 juta lembar saham perusahaan.
Transaksi ini terungkap dalam pengajuan regulasi pada Jumat, 28 Juni 2025 (waktu AS), senilai lebih dari USD 5,4 miliar.
Menurut Geekwire, penjualan ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi aset Bezos.
Aksi penjualan saham ini bertepatan dengan hari pernikahannya dengan Lauren Sanchez.
Pernikahan mewah tersebut dikabarkan menghabiskan dana sekitar USD 50 juta atau sekitar Rp 809 miliar.
Penjualan ini terjadi di tengah tren positif harga saham Amazon yang melampaui USD 223 per lembar.
Harga saham Amazon terus menanjak dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa.
Sebelumnya, harga saham Amazon sempat tertekan karena gejolak pasar awal tahun.
BRIN Fokus Kembangkan Riset Robotika Lunak dan Continuum
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) gencar meneliti robotika lunak (soft robotics) dan robot kontinu (continuum robotics).
Riset ini dilakukan oleh Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC) BRIN.
Kepala PRMC BRIN, Yanuandri Putrasari, menekankan luasnya aplikasi riset robotika cerdas.
Penelitian ini difokuskan pada pengembangan robot dengan struktur lunak dan sistem bio-hybrid.
BRIN juga mendorong kolaborasi riset antar berbagai disiplin ilmu dan institusi.
Roni Permana Saputra, Ketua Kelompok Riset Robotika dan Kecerdasan Sistem PRMC BRIN, menjelaskan fokus utama riset.
Fokus utamanya adalah sistem robotika dengan struktur lentur, seperti robotika lunak dan kontinu.
Robot-robot ini terbuat dari material fleksibel tanpa sambungan kaku.
Aplikasinya menjanjikan, terutama di bidang medis seperti endoskopi dan robot bedah presisi tinggi.
Huawei Nova 13 Pro Resmi Meluncur di Indonesia
Huawei meluncurkan Nova 13 Pro di Indonesia dengan harga spesial Rp 7.999.000.
Harga spesial ini berlaku hingga 31 Juli 2025, dengan bonus Huawei Watch Fit 3.
Keunggulan utama Nova 13 Pro adalah kamera depan ganda 60MP Ultra-Wide.
Kamera ini memiliki sudut pandang hingga 100° dan teknologi QPD Full-Pixel Precise Focus.
Kamera belakangnya terdiri dari kamera utama 50MP, dan kamera telefoto portrait 12MP 3x dengan OIS.
Kamera utama juga dilengkapi sensor RYYB Colour Filter dan aperture variabel f/1.4–f/4.0.
Ketiga berita di atas mencerminkan dinamika perkembangan teknologi dan inovasi terkini, baik di ranah bisnis global maupun riset teknologi dalam negeri. Perkembangan teknologi terus berlanjut, dan inovasi-inovasi baru akan terus muncul dan membentuk masa depan kita.