Site icon Metro Kompas

Bumi Memanas: 1,5°C Terlampaui 3 Tahun Lagi? Kurangi Emisi Sekarang!

Bumi Memanas: 1,5°C Terlampaui 3 Tahun Lagi? Kurangi Emisi Sekarang!

Sumber: Suara.com

Bumi semakin panas. Studi terbaru menunjukkan kita hanya punya sedikit waktu untuk mencegah krisis iklim yang semakin mengancam.

Anggaran Karbon Global Menipis

Menurut studi “Global Climate Change Indicators” yang diterbitkan dalam jurnal *Earth System Science Data*, sisa anggaran karbon global hanya sekitar 130 miliar ton CO2.

Dengan laju emisi saat ini, ambang batas pemanasan 1,5°C akan terlampaui dalam waktu tiga tahun.

Dampak Pemanasan Global Semakin Nyata

Suhu permukaan global pada 2024 diperkirakan telah meningkat 1,52°C dibandingkan masa pra-industri.

Lonjakan ini sebagian besar (1,36°C) disebabkan aktivitas manusia, dan dampaknya sudah terasa di berbagai belahan dunia.

Emisi gas rumah kaca (GRK) yang terus meningkat menyebabkan cuaca ekstrem lebih sering terjadi. Kebijakan dan aksi iklim yang ada saat ini dinilai masih belum cukup.

Kenaikan permukaan laut juga menjadi ancaman serius. Dalam lima tahun terakhir (2019-2024), permukaan laut global naik sekitar 26 mm, lebih dari dua kali lipat rata-rata tahunan sejak awal abad ke-20.

Kenaikan ini berdampak besar pada daerah pesisir, meningkatkan risiko banjir rob, abrasi pantai, dan kerusakan ekosistem.

Pemanasan laut, yang menyerap sekitar 91% kelebihan panas dari emisi GRK, juga menyebabkan cuaca ekstrem dan mengancam kehidupan laut.

Penyebab dan Solusi Krisis Iklim

Aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan emisi metana, adalah penyebab utama pemanasan global.

Sektor penerbangan, yang pulih pascapandemi, juga berkontribusi pada lonjakan emisi pada 2024.

Penurunan efek pendinginan alami dari aerosol, seperti sulfur dioksida (SO2), semakin memperparah situasi.

Untuk mengatasi krisis ini, diperlukan pengurangan emisi GRK secara drastis dan sistematis. Penanganan emisi metana juga penting untuk dilakukan segera.

Studi ini menunjukkan bahwa suhu global rata-rata antara 2015 dan 2024 1,24°C lebih hangat dibanding era pra-industri. Hampir seluruhnya disebabkan aktivitas manusia.

Meskipun situasi terlihat kritis, masih ada peluang untuk memperlambat laju pemanasan global jika kita bertindak sekarang. Tindakan cepat dan kolaboratif dari seluruh dunia sangat diperlukan.

Kita harus memilih: bertindak sekarang atau menghadapi konsekuensi yang jauh lebih buruk di masa depan. Waktu tidak berpihak kepada kita.

Exit mobile version