Site icon Metro Kompas

B-2 Spirit: Bomber Siluman AS Ancam Situs Nuklir Iran?

B-2 Spirit: Bomber Siluman AS Ancam Situs Nuklir Iran?

Sumber: Suara.com

Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengerahkan bomber siluman B-2 Spirit dalam serangan terhadap target strategis di Iran. Ini menjadi sorotan karena kemampuan pesawat canggih ini untuk melancarkan serangan presisi dengan risiko deteksi yang sangat rendah.

Mengenal Bomber Siluman B-2 Spirit

B-2 Spirit, buatan Northrop Grumman, merupakan bomber strategis yang mampu membawa senjata nuklir dan konvensional. Desainnya yang futuristik dirancang khusus untuk menghindari deteksi radar musuh.

Marsekal Udara (Purn.) John E. Hyten, mantan Wakil Ketua Kepala Staf Gabungan AS, menyebut B-2 Spirit sebagai salah satu pesawat paling mematikan di dunia. Kemampuannya menembus pertahanan udara tanpa terdeteksi menjadikannya aset berharga.

Keunggulan Teknologi dan Kapasitas B-2 Spirit

Keunggulan utama B-2 Spirit terletak pada teknologi siluman (stealth) yang dimilikinya. Pesawat ini memiliki signatur radar yang sangat rendah, membuatnya hampir tak terlihat oleh sistem pertahanan udara, termasuk milik Iran.

Dr. Rebecca Grant, analis pertahanan dari IRIS Independent Research, menjelaskan bahwa B-2 mampu menembus wilayah udara yang dijaga ketat sekalipun.

Selain teknologi siluman, B-2 Spirit juga memiliki jangkauan terbang yang luar biasa. Pesawat ini mampu terbang sejauh 11.000 km tanpa pengisian bahan bakar, memungkinkan serangan langsung dari pangkalan AS.

Kapasitas muatan senjata B-2 Spirit juga sangat besar, mencapai 20.000 kg. Ini termasuk bom bunker buster (GBU-57) yang mampu menghancurkan target bawah tanah, seperti fasilitas nuklir Iran.

Dampak Potensial Serangan B-2 terhadap Iran

Potensi target serangan B-2 Spirit di Iran meliputi situs pengayaan uranium Natanz atau pangkalan Garda Revolusi. Serangan presisi B-2 mampu melumpuhkan infrastruktur penting Iran dalam sekali misi.

Jenderal AU AS (Purn.) David Deptula menyatakan bahwa serangan presisi B-2 bisa melumpuhkan infrastruktur kritis Iran secara signifikan.

Penggunaan B-2 Spirit dalam serangan terhadap Iran menunjukkan kemampuan militer AS untuk melakukan serangan presisi jarak jauh dengan tingkat risiko yang minimal. Namun, dampak jangka panjang dari tindakan tersebut masih perlu dipantau dan dianalisis secara cermat, mengingat potensi implikasi geopolitik yang luas.

Exit mobile version