Aito, sub-brand otomotif Huawei, bersiap meluncurkan SUV listrik generasi terbaru. Kerja sama dengan Seres dan dukungan teknologi baterai canggih dari CATL, produsen baterai terkemuka dunia, menjadi kunci utama pengembangan kendaraan ini.
Penggunaan baterai sodium-ion dengan teknologi pengisian ultra cepat menjadi daya tarik utama SUV listrik Aito ini. Peluncuran diumumkan berbarengan dengan peresmian dua jalur produksi baru CATL di Seres Super Factory, Chongqing, China.
Teknologi Baterai Sodium-Ion dengan Pengisian Super Cepat
Keunggulan utama SUV listrik Aito terletak pada baterai sodium-ionnya. Teknologi ini memungkinkan pengisian ultra cepat hingga 12C.
Secara teori, baterai dapat terisi penuh hanya dalam waktu lima menit. Namun, pengisian 10-80 persen diperkirakan tetap membutuhkan beberapa menit.
Kecepatan pengisian 12C berarti baterai dapat menerima daya hingga 12 kali kapasitasnya per jam. Sebagai contoh, baterai 50 kWh dapat menerima daya hingga 600 kW.
Kecepatan pengisian ini menyamai kecepatan pengisian bahan bakar kendaraan konvensional. Hal ini menjadi terobosan signifikan dalam teknologi baterai kendaraan listrik.
Dua Varian SUV Listrik Aito: EREV dan Mobil Listrik Murni
Aito menawarkan dua varian SUV listrik. Varian pertama adalah model EREV (Extended Range EV) yang menggunakan paket baterai “Freevoy” berbasis sodium-ion.
Baterai Freevoy unggul dalam performa di suhu rendah. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk berbagai kondisi cuaca.
Varian kedua adalah mobil listrik murni yang menggunakan paket baterai Qilin dari CATL. Baterai Qilin dikenal dengan keandalan dan teknologinya yang mutakhir.
Kedua varian menawarkan pilihan yang beragam bagi konsumen sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Perbedaan teknologi baterai mempengaruhi performa dan jangkauan kendaraan.
Kolaborasi Huawei dan Seres: Perpaduan Teknologi dan Manufaktur
Kerja sama Huawei dan Seres menghasilkan SUV listrik Aito yang memadukan teknologi dan manufaktur unggulan. Huawei berkontribusi pada sistem operasi HarmonyOS dan komponen utama kendaraan.
Seres berperan dalam platform dan produksi kendaraan. Kolaborasi ini menggabungkan keahlian kedua perusahaan untuk menciptakan produk berkualitas tinggi.
Penjualan domestik di China dilakukan melalui jaringan HIMA (Harmony Intelligent Mobility Alliance) milik Huawei. Jaringan distribusi yang luas menjangkau pasar otomotif China.
Model SUV listrik baru Aito ini masih dirahasiakan namanya. Namun, spekulasi menyebutkan kemungkinan bernama Aito M6 atau generasi terbaru M7.
Meskipun detail eksterior belum diungkap sepenuhnya, teaser resmi mengkonfirmasi desain SUV dan menjanjikan kemewahan baru yang didefinisikan oleh Seres. Desain yang elegan dan mewah akan menjadi daya tarik tersendiri.
Peluncuran SUV listrik Aito menandai langkah signifikan dalam industri otomotif listrik. Penggunaan baterai sodium-ion dengan pengisian super cepat serta kolaborasi Huawei dan Seres menawarkan solusi inovatif untuk mobilitas masa depan. Ke depannya, perlu dilihat bagaimana penerimaan pasar terhadap inovasi teknologi baterai ini dan bagaimana SUV Aito bersaing di pasar yang semakin kompetitif.