Site icon Metro Kompas

3 Wanita Keroyok Pria di Johar Baru, Gara-gara Senggolan Motor?

3 Wanita Keroyok Pria di Johar Baru, Gara-gara Senggolan Motor?

Sumber: Detik.com

Sebuah kasus pengeroyokan terjadi di Galur, Johar Baru, Jakarta Pusat. Korban, seorang pria berinisial DS, mengalami luka robek di pelipis mata kiri akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga wanita. Kejadian bermula dari senggolan sepeda motor yang menyebabkan pertengkaran, dan DS yang berusaha melerai justru menjadi korban.

Peristiwa ini bermula ketika NS, yang menggendong bayi, disenggol sepeda motor yang dikendarai oleh R. NS hampir terjatuh dan menegur R, yang kemudian marah dan mengajak adik-adiknya, P dan A.

Pertengkaran yang Berujung Pengeroyokan

Pertengkaran antara NS dan ketiga wanita tersebut berlanjut hingga terjadi adu mulut. Adu mulut tersebut kemudian berujung pada pengeroyokan dan pemukulan terhadap NS oleh R, P, dan A.

Melihat kejadian tersebut, DS mencoba melerai pertengkaran. Namun, alih-alih meredakan situasi, DS justru menjadi sasaran pengeroyokan dan mengalami luka robek di pelipis mata kiri.

Motif dan Hubungan Keluarga

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menjelaskan kronologi kejadian kepada wartawan. Ia menyatakan bahwa korban mengalami luka robek di bagian pelipis mata sebelah kiri akibat pengeroyokan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Johar Baru, Iptu Rashid, menambahkan bahwa para pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan karena baik pelaku maupun korban saling melaporkan satu sama lain dan telah melakukan visum.

Iptu Rashid mengungkapkan bahwa penyebab perkelahian diduga karena masalah keluarga. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap detail hubungan antara pelaku dan korban, serta motif di balik pengeroyokan tersebut.

Proses Penyelidikan dan Langkah Hukum

Polisi masih mendalami kasus ini karena terdapat laporan balik dari kedua belah pihak. Baik terduga pelaku maupun korban telah menjalani visum untuk mendukung laporan mereka masing-masing.

Proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi belum memeriksa semua saksi dan masih mengumpulkan bukti-bukti untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Klarifikasi terkait hubungan keluarga antara pelaku dan korban juga masih dalam penyelidikan.

Kesimpulan sementara adalah bahwa perselisihan keluarga menjadi pemicu utama dari insiden pengeroyokan ini. Namun, detail lengkapnya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya penyelesaian konflik dengan cara damai dan menghindari kekerasan. Semoga pihak berwajib dapat segera mengungkap fakta sebenarnya dan memberikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Exit mobile version